Menentukan Tinggi Ideal Pagar Rumah

Untuk memenuhi fungsi proteksi, penentuan tinggi ideal menjadi kunci utama dalam mendesain pagar rumah. Jika di artikel sebelumnya Warna Impian sudah membahas mengenai pemilihan materi dan desain pagar, maka di artikel ini Anda dapat menemukan referensi yang tepat dalam memilih tinggi ideal pagar hunian impian.

Sumber Gambar: Get Price

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penempatan pagar dengan ketinggian tertentu di sekeliling pekarangan rumah Anda, yaitu:

  • Regulasi pemerintah dan pengembang setempat mengenai pembangunan tinggi pagar rumah yang diizinkan.

Cari tahu regulasi yang telah dibuat oleh pemerintah daerah atau pengembang perumahan Anda mengenai pembangunan pagar rumah yang diizinkan. Misalnya, jika rumah Anda berlokasi di cluster atau komplek town house, penggunaan pagar tinggi akan dianggap bertentangan dengan konsep keramahan yang dijualnya. Pada pemukiman yang terdapat banyak anak kecil, umumnya penggunaan material pagar yang berbahaya seperti kawat berduri, pecahan kaca, dan dengan aliran listrik dilarang digunakan pada badan pagar. Konsultasikan isu ini pada pihak pengembang sebelum Anda menentukan tinggi dan desain yang ideal untuk pagar rumah.

  • Kebutuhan penghuni rumah.

Sebelum mulai mendesain, tentukan kebutuhan apa saja yang ingin dipenuhi dari keberadaan pagar ini?

Jika Anda ingin melindungi area privat rumah …

Gunakan pagar dengan ketinggian di atas rata-rata orang dewasa, atau sekitar 1.8 meter. Apabila ketinggian pagar ini dirasa kurang dan area privat tetap terlihat dari lantai dua rumah tetangga, tanam beberapa pohon tinggi di pekarangan Anda. Rumah akan terasa lebih alami, ramah lingkungan, hijau, dan tidak terkesan seperti ‘benteng’.

 

Sumber Gambar: Titan Fence

Jika Anda ingin meminimalisir kebisingan suara di area depan rumah …

Lokasi rumah yang terletak di pinggir jalan raya sering kali menjadi masalah bagi para penghuni rumah. Bunyi klakson kendaraan, riuh rendah pedagang kaki lima, dan suara pejalan kaki bisa terdengar jelas hingga ke dalam rumah. Sebenarnya, tidak ada desain pagar yang kedap suara. Namun, Anda dapat meminimalisir isu ini dengan menggunakan pagar tembok batu bata dengan ketebalan dinding minimal 10 cm dan ketinggian sekitar 1.8 – 2 meter.

Sumber Gambar: Structure Cast

Jika Anda ingin melindungi pekarangan dari …

  • Orang asing – Untuk mencegah orang asing masuk tanpa izin ke area privat rumah Anda, gunakan pagar dengan ketinggian 1.8 – 2.5 meter dan material tajam di bagian kepala pagar.
  • Hewan – Beberapa jenis hewan yang berkeliaran di lingkungan rumah seperti anjing, kambing, domba, dsb. sering dianggap mengganggu kenyamanan para penghuni. Jika isu ini menjadi perhatian Anda, gunakan pagar dengan ketinggian mulai dari 1.2 meter dan lapisi dengan jaring atau jeruji kawat untuk mencegahnya.

 

Sumber Gambar: Ballard Handy Man

Jika Anda ingin menggunakan pagar sebagai pembatas lahan…

Apabila Anda tinggal di lingkungan cluster dengan keamanan yang terjamin, pagar seringkali hanya berfungsi sebagai pembatas lahan. Oleh karena itu, ketinggian pagar sebaiknya dibuat rendah untuk mempertahankan konsep ramah dan terbuka yang diusung lingkungan cluster. Gunakan pagar dengan ketinggian 0.9 – 1.2 meter atau setinggi pinggang orang dewasa sebagai solusinya.

Sumber Gambar: Summit Fence Supply

Kiat Warna Impian dalam mendesain pagar:

  • Sesuaikan ketinggian pagar dengan proporsi rumah. Jika rumah Anda berukuran kecil, jangan menggunakan pagar yang terlampau tinggi. Sebaliknya, jika rumah Anda berukuran besar, penggunaan pagar yang terlalu pendek akan memberikan kesan kurang proporsional.
  • Pada pemukiman padat penduduk, satu bidang pagar biasa menjadi batas di antara dua rumah yang berdempetan. Sebelum mendesain pagar pembatas tersebut, bicarakan dulu dengan tetangga sebelah rumah untuk menghindari isu yang mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: